2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Metode penelitian kuaIitatif membahas tujuan penelitian melalui berbagai teknik yang memungkinkan peneliti untuk memberikan interpretasi terhadap fenomena yang menjadi perhatian tanpa tergantung pada pengukuran numerik. Tujuan penelitian kualitatif ini adalah untuk mengembangkan pemahaman terperinci dan mendalam terhadap beberapa fenomena, untuk mempelajari bagaimana fenomena terjadi dalam tatanan alami atau untuk belajar bagaimana mengekspresikan beberapa konsep dalam istilah sehari-hari. Metode penelitian kualitatif ini berguna pada saat diperlukan sebuah pendekatan baru untuk mempelajari masalah, pada kondisi peneliti sulit untuk mengembangkan pernyataan tertentu dan saat peneliti sulit untuk mengembangkan pernyataan keputusan yang dapat ditindaklanjuti. Fokus penelitian kualitatif adalah pada menemukan makna yang sejati dan/atau memperoleh wawasan baru.Buku Metode Penelitian Kualitatif untuk Pariwisata ini berisi pengetahuan mengenai hal-hal mendasar, tetapi komprehensif yang diperlukan untuk melakukan penelitian kualitatif di bidang pariwisata. Buku ini mengemukakan secara sistematis pengetahuan komprehensif mengenai konsep, pendekatan, metode, dan prosedur dalam melakukan penelitian kualitatif terkait pariwisata. Buku ini juga mengulas berbagai isu yang sering menjadi pertanyaan, baik di kalangan mahasiswa, pembimbing, penguji, maupun para peneliti terkait praktik pelaksanaan penelitian kualitatif untuk pariwisata.Buku ini dapat menjadi acuan utama bagi mata kuliah Metode Penelitian Kualitatif untuk pariwisata pada jenjang S-l, jenjang S-2, hingga jenjang S-3. Buku ini juga dapat digunakan sebagai rujukan oleh para peneliti pemula, di samping itu juga berguna sebagai materi penyegaran bagi para peneliti yang sudah berpengalaman maupun bagi para dosen yang mengampu mata kuliah Metode Penelitian. Materi-materi yang disajikan di buku ini dikemukakan secara ringkas, sederhana, menekankan pada inti kegunaan dari tiap konsepnya sehingga diharapkan dapat memudahkan pemahaman pembaca terhadap penerapan metode penelitian kualitatif untuk pariwisata.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
TUJUAN buku ini adalah menyediakan suatu pendahuluan menuju jalan yang ditempuh para ahli politik dalam penelitian mereka. Buku ini melihat cara-cara umum pemikiran atau teorisasi yang ditawarkan oleh para ilmuwan politik dan metode yang mereka gunakan untuk menemukan lebih banyak lagi tentang subjek ini. Tak terelakkan lagi, buku ini tidak akan sepenuhnya menyeluruh cakupannya tentang ilmu politik, juga tidak memberikan pendekatan yang cukup mendalam terhadap semua permasalahan yang kami bahas. Klaim kami lebih cenderung bahwa kami dapat memberikan suatu pendahuluan menuju pendekatan utama dalam ilmu politik, dan suatu penilaian yang seimbang tentang sejumlah perdebatan dan perselisihan yang merupakan ciri wajar suatu disiplin ilmu yang telah mempunyai riwayat beberapa ribu tahun dan ribuan praktisi di dunia modern.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tidak ada pakem untuk pola asuh anak. Setiap orangtua punya cara sendiri untuk mengasuh anak-anak mereka. Begitu juga dengan setiap negara, yang hampir semuanya punya pola asuh tersendiri. Tidak jarang, pola asuh yang diterapkan sangat unik dan jauh dari kata mainstream. Tapi justru dari sanalah tumbuh anak-anak unggul yang cerdik, bermental tangguh, dan berkarakter kuat. Mungkin Anda bertanya-tanya apa rahasia kebahagiaan anak-anak Denmark? Bagaimana orang-orang Finlandia membentuk karakter anak yang betah belajar meski tanpa disuruh? Bagaimana cara orang Prancis mewujudkan anak-anak yang paham sopan santun bahkan sejak masih sangat muda? Kita semua tahu setiap anak berbeda, dan membutuhkan metode berbeda pula dalam pendekatannya. Trik-trik parenting terbaik ini telah dirangkum dari seluruh dunia. Uji cobakan yang menurut Anda terbaik bagi Anda, juga anak-anak Anda. Jangan terburu-buru, perlahan saja, nikmati prosesnya. Sejatinya menjadi orangtua adalah seni halus yang tidak ada sekolahnya. Tapi Anda dapat belajar dari buku ini tentang bagaimana orangtua-orangtua di seluruh dunia memperlakukan anak-anak mereka. Ada yang kaku, ada yang lunak, ada juga yang telah menekankan kemandirian sejak anak-anak mereka masih sangat kecil. Tak ada yang salah. Semua hanya soal preferensi dan kecocokan. Anda akan diberikan pilihan untuk itu.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini menjelaskan bagaimana kita mengubah lamunan dan angan-angan menjadi kenyataan, bagaimana kita mewujudkan mimpi-mimpi indah menjadi kenyataan yang indah, dan bagaimana kita mengeksekusi rencana yang telah kita buat menjadi aksi nyata. Intinya, buku ini akan mengajarkan dan memberi inspirasi serta motivasi kepada kita untuk melakukan eksekusi bisnis. Dengan membaca buku ini sampai tuntas, kita akan tahu bagaimana cara mengeksekusi bisnis. Seni eksekusi bisnis yang ditawarkan penulis akan membuat kita segera bertindak dan melakukannya untuk meraih kesuksesan yang kita impikan. Judul : SENI EKSEKUSI BISNIS : Berhenti Berangan-angan, Lakukan Sekarang! Penulis : Asti Musman ISBN : 978-623-7910-72-5 Jumlah halaman : 240 Ukuran : 14x20.5cm Tahun : 2022
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Currently, liberal democracy is threatened by authoritarian movements, not just in the United States but also in societies around the world. The liberal arts helps to arrest these tendencies because of the support by citizens in liberal democracies for the values the latter shares with the liberal arts: autonomy and freedom. Autonomy is the capacity to make reasoned decisions about a host of political, social, and personal matters—independent of external parties who seek to control our lives for the sake of their ends and at the cost of our freedom. But autonomy depends on people being able to enter into discussions—what I call discourses of mutual respect—designed to test ideas in public against facts and good reasons. This discourse is facilitated by an enlarged culture through which individuals identify what they hold in common and by which individuals work to understand their differences. Now, authoritarian regimes reject autonomy because it empowers citizens to designate the boundaries and content of political authority. Liberal democracies, in contrast, embrace autonomy because it is the basis for the political institutions that provide civic equality—and through it—the freedom of citizens to control their destiny. Yet, ironically, an enlarged culture and the discourse of mutual respect that, together, sustain autonomy are not likely to be produced within a highly partisan political atmosphere of a liberal democracy. Still, a liberal democracy is open to the importation of these elements from the liberal arts. Thus, saving liberal democracy from authoritarianism depends on a robust liberal arts presence in society. What reforms of the liberal arts are needed to make this objective possible? Much rides on the answer to this question. For the fact is that if the liberal arts recedes to a whisper, liberal democracy is likely to be defeated by the authoritarian’s bluster-filled and always nihilist roar.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
BISA DENGAR SUARA SAYA? merupakan buku hasil kerjasama STT Aletheia dan kelompok diskusi interdispliner Synoptic. Sesuai dengan topik-topik yang dibahas, sudah bisa ditebak bahwa tulisan-tulisan yang terbit ini dihasilkan pada masa pandemi Covid-19. Kalimat tanya dalam judul “Bisa Dengar Suara Saya?” adalah pertanyaan umum yang sering diucapkan tatkala mengecek jaringan audio daring. Keberadaan “suara” bisa saja dianggap sebagai noise atau gangguan sehingga harus secepatnya di-mute, matikan ketika masih rapat, kelas, atau seminar online. Namun, secara simbolis dipakai dalam bunga rampai ini untuk mengingatkan kita bersama bahwa suara-suara itu tidak selamanya terbungkam, dia memiliki kekuatan untuk menyeruak menembus batas-batas yang ada. Ruang isolasi dan “kontrol host” bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya, bersuara secara jernih bagi Indonesia.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Disusun untuk membantu pengguna yang ingin memahami dan mampu menggunakan bahasa Jawa sehari-hari dengan lancar. Untuk itulah dalam kamus ini disajikan banyak sekali contoh kalimat dan frasa, dengan padanan bahasa Jawa yang sesuai. Bahkan, ungkapan-ungkapan khas Jawa, khususnya yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan Jawa, dimuat sebagai padanan kalimat dan/ atau frasa bahasa Indonesia yang tidak selalu berupa ungkapan khas dalam bahasa Indonesia. Sebagai kamus yang diharapkan cocok bagi guru, dosen, siswa, mahasiswa, karyawan, pemerhati bahasa Jawa, dan masyarakat umum, kamus ini: • memuat lebih dari 7.100 entri; • memuat lebih dari 6.100 subentri; • memuat kata-kata padanan dalam berbagai dialek bahasa Jawa; • dilengkapi simbol diakritik untuk pelafalan yang tepat; • dilengkapi aksara Jawa dan penjelasan ringkas tentang penggunaannya dalam tulisan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian Bisnis
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Menikah tidak harus mencintai, karena keutuhan dibangun dengan saling mengerti. Mencintai bukanlah semata-mata pemberian, karena cinta hakiki adalah saling mengisi dan berbagi. Shabira Luthfiyyah Maulida sedang berada dalam kepasrahan pada harapan panjang memiliki suami ideal dengan predikat imam yang diidamkan. Baginya, menjalani biduk rumah tangga bagai menelusuri lorong-lorong rahasia kehidupan yang menunggu belai kasih Tuhan. Membungkus cinta dalam jejak kesabaran berbakti pada pasangan. Cinta yang dibangun tanpa deret cerita romansa rayuan gombal pernikahan, juga nihil hitungan persembahan bouqet dalam seremoni anniversary. Lima belas Tahun mendampingi suami, Angga Ridha Prayuda dengan penuh keikhlasan. Menempa kesabaran dalam setiap perjalanan serta menguatkan doa pada setiap ujian telah memberi jawaban pada sebuah penantian. Inikah cinta kedua persembahan dari Sang Kuasa?
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kemampuan menafsirkan "ayat-ayat pendidikan" ini diajarkan di seluruh Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) dan di Perguruan Tinggi Agama Islam pada umumnya. Bidang studi Tafsir Ayat-ayat Pendidikan ini merupakan matakuliah yang diwajibkan untuk rnahasiswa Fakultas Tarbiyah/Fakultas Pendidikan. Namun disadari, ketersediaan literatur/referensi berbahasa Indonesia untuk matakuliah Tafsir Ayat-ayat Pendidikan ini masih tergolong langka. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
This book offers a rigorous analysis of why commitment matters and the challenges it presents to a range of believers. Peter Forrest treats commitment as a response to lost innocence. He considers the intellectual consequences of this by demonstrating why, for example, we should not believe in angels. He then explores why humans are attached to reason and to humanism, recognising the different commitments made by theist and non-theist humanists. Finally, he analyses religious faith, specifically fideism, defining it by way of contrast to Descartes, Pascal and William James, as well as contemporary philosophers including John Schellenberg and Lara Buchak. Of particular interest to scholars working on the philosophy of religion, the book makes the case both for and against committing to God, recognising that God's divine character sets up an emotional rather than an intellectual barrier to commitment to worship.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
The essays collected in this book deal with the question how, throughout the history of Christianity, Christian communities have tried to construct their identity by anchoring their views in authoritative and normative sources. The main focus is upon the problem of historical foundation through textual traditions but other authoritative sources ( role of religious leaders; ritual traditions) are taken into consideration as well. The book takes as its point of departure the fact that with the rise of modernity the former dependence of western church and society on authoritative sources was called into question. Ever since, appeal to such sources is no longer self-evident; at times it is even regarded as problematic. Based on this radical change brought about by modernity, the book is divided in two main parts. The first part deals with the question how Christian churches and confessions ( Roman-Catholic and Protestant) confronted modernity and which role was played by authoritative sources in the tradition to the modern era. Special attention will be paid to the way in which Judaism reacted to many of the same impulses, both societal and religious ones. The second part deals with the premodern period, from early Christianity to the post-Reformation era, and focuses on the role authoritative traditions, textual or otherwise, have played in providing various Christian communities with a relative stable identity. The aim of the book is to elucidate processes resulting in the formation of authoritative traditions as well as the effects of these traditions on the identity of Christian and Jewish communities. In addition, the book attempts to clarify the various ways in which Christian and Jewish communities have reacted to the growing suspicion authoritative traditions aroused in the western world since the rise of modernity.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
In this volume of essays, Howard Wettstein explores the foundations of religious commitment. His orientation is broadly naturalistic, but not in the mode of reductionism or eliminativism. This collection explores questions of broad religious interest, but does so through a focus on the author's religious tradition, Judaism. Among the issues explored are the nature and role of awe, ritual, doctrine, religious experience; the distinction between belief and faith; problems of evil and suffering with special attention to the Book of Job and to the Akedah, the biblical story of the binding of Isaac; the virtue of forgiveness. One of the book's highlights is its literary (as opposed to philosophical) approach to theology that at the same time makes room for philosophical exploration of religion. Another is Wettstein's rejection of the usual picture that sees religious life as sitting atop a distinctive metaphysical foundation, one that stands in need of epistemological justification.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diskusi Ilmu Pengetahuan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Marah
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Esai
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Public Speaking
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Novel